NOFRION : Public Speaking, Bukan Sekedar Lancar Berbicara!.

Public speaking sebagai bagian dari komunikasi kini menjadi topik pembicaraan yang viral.  Jika selama ini, masih banyak orang yang memandang keterampilan berbicara sebagai sesuatu yang "given" dalam kehidupan maka sekarang sudah mulai tampak perhatian yang besar di kalangan masyarakat untuk mulai serius mendalami public speaking. Berdasarkan pengalaman penulis menjadi Pembicara/Narasumber dalam berbagai Seminar/Workshop Public Speaking selalu pesertanya membludak. Buku sederhanan yang penulis tulis selalu laku keras serta bukti lainnya adalah terus meningkatkan kelas public speaking yang penulis kelola baik di bawah Sekolah Public Speaking dan Broadcasting Indonesia (SPSBI) maupun yang dikelola oleh Tim PMW - UNP dengan nama Public Speaking Institute. Pesertanya sangat heterogen, mulai dari Murid SD sampai mahasiswa Magister. Ada Pedagang pengusaha, pengurus partai/Ormas/LSM. Ada yang berprofesi sebagai PNS, Guru, Dosen, Bidan, Dokter/Tenaga Kesehatan lainnya, TNI/POLRI dan masyarakat umum. Sungguh kondisi dan perkembangan yang menggembirakan.

Berkaitan dengan judul, Public Speaking merupakan suatu proses penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan yang berlangsung efektif, ekspresif dan respektif maka pada tulisan kali ini penulis ingin berbagi tentang makna public speaking sebenarnya. Jamak kita temukan dalam keseharian, ada orang yang bicaranya cepat (biasa dianggap orang pintar), ada orang yang bicaranya lambat dan terbata-bata (biasanya dianggap kurang pintar) serta ada pula orang berbicara tapi dengan sisipan liar yang banyak. Manakah yang lebih baik ketika kita tidak punya pilihan sempurna?. Berbicara lambat atau cepat belum bisa dijadikan patokan bahwa seseorang itu bisa dikatakan "cerdas". Ingat, public speaking bukan sekedar lancar berbicara tapi jauh lebih dari itu.


EmoticonEmoticon