Serba-Serbi Workshop Public Speaking bersama SPSBI dan Public Speaking Institute di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat


Semangat Tim Sekolah Public Speaking and Broadcasting Indonesia
 dalam memberikan layanan Workshop Public Speaking and Broadcasting

Deni Pratama, SH. MM, CPS
Materi : From Zero to Hero dan Teknik Memperkenalkan diri yang memukau








Photo bersama peserta Workshop Public Speaking 


 Delvi Sismanto. M. Pd. CH. CHt. ELP
Materi : Teknik Menguasai Audiens


 P. Endah Rahayu, M. Psi. Psikolog
Materi : Kenali diri, Gali Potensi, Lejitkan Prestasi

 H. Heranof Firdaus. S.Sos
Materi Moderator dan Praktik

Dr. Nofrion. M. Pd
Materi : Teknik Presentasi CABARITUS
Read More

Sejarah Singkat SPSBI Padang




Tanpa terasa, SPSBI telah memasuki usia 8 tahun. Berdiri sejak 2 Mei 2011, SPSBI Padang dirintis oleh Dr. Nofrion, M. Pd yang saat itu masih aktif sebagai penyiar RRI. Berdirinya SPSBI didukung penuh oleh Kepala RRI Padang saat itu Bapak Drs. Sudiman Bonavarte, MM beserta jajaran karena sesuai dengan salah satu misi RRI yaitu edukasi. Dari tahun 2011 - 2013, CEO SPSBI dijabat oleh Aditia Saputra, S. Pd (saat ini bekerja perusahaan modofikasi kontainer di Jakarta). Periode 2013 - 2018, jalannya SPSBI dipegang oleh Zulkifli, S. Pd. Gr (Kini ASN di Riau) dan Ikhwanul Furqon (Kini ASN di Jambi). Lalu, tampuk keberlanjutan SPSBI mulai tahun 2019 dijalankan oleh Affrizef, S.Pd dibantu oleh Divisi Marketing dan Program yaitu Brylian Aulia Prima dan Rival Navigas. Sejak tahun 2011 sampai 2016, SPSBI membuka kelas di RRI Padang dan mulai 2016 sampai saat ini SPSBI membuka kelas di Gedung O Chicken Depan Makam Pahlawan Lolong. Mulai tahun 2018 juga, SPSBI berada di bawah bendera CV. Mitra Edukasi Indonesia dengan merek legal formalnya yaitu Public Speaking Institute. Kini, dengan semangat dan formasi baru SPSBI membuka pelatihan kepada masyarakat luas terkait dengan soft skill, public speaking, motivasi dan kepribadian. 

Mari bergabung segera. 

Belajar Public Speaking bersama pakarnya sampai TUNTAS

Read More

DIBUKA KELAS BARU SPSBI PADANG

Sekolah Public Speaking dan Broadcasting Indonesia (SPSBI) RRI Padang kembali membuka kelas baru angkatan pertama tahun 2019. SPSBI adalah sekolah yang didirikan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan serta pengembangan sikap dan kepribadian untuk menjadi seorang Pembicara handal, komunikator yang mampu berkomunikasi secara efektif, efisien, ekspresif dan respektif. Tidak hanya itu, SPSBI, juga fokus pada pengembangan bakat peserta untuk menjadi MC/PEWARA, Presenter, Reporter dan Penyiar. Sampai saat ini, SPSBI telah membuka tiga belas angkatan dengan alumni mitra belajar lebih dari 400 orang. Pembelajaran SPSBI dilaksanakan di Lokasi di ruang VIP O' Chicken lt 2, depan makam pahlawan, Lolong, Padang.

Bertindak sebagai Instruktur dalam SPSBI adalah; 1) H. Heranof, S. Sos (Broadcaster Senior RRI dan Ketua PWI Sumatera Barat), 2) Dion Sikumbang (MC/PEWARA/Penyiar, Penulis dan Instruktur Public Speakig, Dosen UNP), 3) Heroza Firdaus, S. Sos (MC/PEWARA Nasional) serta Coaching Clinic dipandu oleh Penyiar-penyiar Pro1 dan Pro2 RRI Padang. 

Kurikulum SPSBI terdiri dari; 1) Teknik Voice, Verbal, Visual, 2) Teknik Sambutan dan Laporan, 3) Teknik Presentasi dan Moderator, 4) Teknik Verbal dan Non Verbal, 5) Teknik MC/PEWARA serta 6) Teknik dasar Broadcasting/Penyiar.

Fasilitas yang didapatkan peserta adalah; 1) Sertifikat, 2) Buku Public Speaking, 3) PIN/Tas*.

Bagi yang berminat silahkan hubungi via telepon dan via WA : 0823 8590 9197 www.spsbipadang.com.



 
Read More

Bapak Dr. Nofrion, S. Pd., M. Pd (Owner dan Instruktur Public Speaking Institute) Narasumber Workshop Public Speaking dan Protokol pemerintah Kabupaten Padang Pariaman


 
Pada kesempatan kali ini Bapak Nofrion, S. Pd., M. Pd di undang oleh pemerintah Kab. Padang Pariaman untuk menjadi narasumber Workshop Public Speaking dan Protokol bagi bidang humas dan protokol dinas/instansi  di Pemkab Padang Pariaman.

Acara berlangsung pada tanggal 2-4 April 2019 di Grand Rocky Bukittingi, bapak Nofrion menyampaikan materi didepan 40 orang peserta. Peserta sangat antusias mendengarkan materi Public Speaking dan Public Relation.

Bapak Nofrion menyampaikan, pegawai bidang humas adalah pembawa image Pemkab, oleh sebab itu, harus memiliki Daya Tarik dan Pengaruh Level Tinggi (DT-DPLT) yang terdiri dari :

1. Good in voice, Verbal and Visual
2. Smart in Communication and Presentation
3. Nice in Personality and Manurity 
(Nofrion, 2018)



Read More

Pertemuan Pertama : SPSBI Padang Minggu Tanggal 24 Maret 2019







Olah vokal adalah pengaturan suara agar suara yang dihasilkan dapat didengar jelas, indah, tepat dan berjiwa dengan penggunaan pernafasan yang benar sehingga komunikasi menjadi efektif.
Apa saja yang teknik olah vocal yang harus dipelajari?
1. Artikulasi : Pengucapan lafal dengan jelas, Letak lidah,bibir, gigi dan mulut harus terbuka lebar.. Cobalah dengan mengucapkan semua huruf baik huruf mati maupun huruf hidup.

2. Intonasi : Turun naiknya suara, jangan hanya lurus lurus saja karena audience akan boring jika intonasi yang kita (public speaker)sampaikan hanya lurus saja.

3. Volume suara : Besar kecilnya atau pelan kencangnya suara. Seorang public speaker dalam berbicara harus memperhatikan volume suara. Jangan terlalu kencang dan jangan terlalu pelan sehingga audience tidak mendengarnya.

4. Nafas (tanda baca atau berhenti - bicara)
Jangan bicara terus, perhatikan tanda baca. Seperti titik, koma, tanda tanya, tanda seri,dll. Pada saat titik kita boleh menarik nafas dan pada saat koma ambil nafasnya setengah saja.

5.Aksentuasi. Saat kita menyebutkan suatu brand dan id harus menggunakan aksen atau penegasan yang jelas. Aksentuasi kitapun harus sesuai dengan bahasa yang digunakan, jika kita orang Indonesia harusnya beraksen Indonesia bukan aksen dari salah satu suku asal daerah kita.

6. Diafragma adalah suara yang keluar dari rongga antara perut dan dada, suara ini membuat seorang public speaker jadi terdengar berbeda dari saat dia bicara biasa. Suara diafragma membuat seorang public speaker bisa bertahan lama pada saat dia berbicara, juga tidak akan kehabisan suara, seperti halnya jika kita bicara denga suara yang keluar dari rongga dada biasa,
Suara diafragma ini harus dilatih dengan rutin, agar terbiasa menggunakannya.

7. Teknik berbicara. Inipun harus kita perhatikan, bagaimana teknik teknik kita berbicara saat audience sedang ramai/crowded, atau moment moment lainnya yang harus memerlukan teknik berbicara.

8. Tempo, saat seorangpublic speaker berbicara harus memperhatikan tempo karena dengan tempo yang konstan dan normal, tentu saja audience akan terhipnotis mendengarnya. Berbeda jika seseorang bicara dengan tempo yang terlalu lambat dan terlalu cepat, audience tentu akan mengintervensinya
Lalu, apa latihan yang bisa dilakukan untuk membuat suara menjadi lebih baik?. Berikut tipsnya;
  1. Latihan Vibration/Getaran suara dengan nada stabil dengan membunyikan "EERRRRR...". Caranya tarik nafas dalam-dalam (3-7 detik), lalu tahan (1-3 detik),kemudian lepaskan secara perlahan  dengan membunyikan 'eerrrr..." (usahakan mencapai 15 detik). Pola latihan tarik-tahan-lepaskan adalah, 3-1-5, 5-2-10 atau 7-3-12. Silahkan latihan bertahap. 
  2.  Latihan Vibration/Getaran suara dengan nada bertingkat. Caranya hampir sama, hanya saja ketika melepaskan nafas dimulai dengan nada terendah (DO) sampai ke nada tertinggi (DU).
  3. Latihan Konsistensi Nada dengan mengucapkan LA-LI-LU-LE-LO dengan minimal tiga tingkatan nada.
  4. Latihan pengucapan huruf vokal/hidup yaitu A, I, U, E, O (singkat dan tegas). Lalu, dilanjutkan dengan AA, II, UU, EE, OO dan AAA, III, UUU, EEE, OOO dst.
  5. Latihan bergumam. Eeemmmmmmmmmm
  6. Latihan rahang. Buka rahang atas bawah (Up_Down) sebanyak 10 kali. Lalu, geser kiri kanan sebanyak 10 kali secara bergantian.
Read More